Sabtu, 08 Desember 2012

NAMA ILMUAN

Nicolaus Copernicus
Nicolaus Copernicus (1473-1543)
Nicolaus Copernicus
adalah ahli astronomi yang meyakini dan menyatakan bahwa Matahari adalah pusat tata surya dan planet-planet bergerak mengelilinginya. Cope
rnicus juga menyatakan bahwa Bumi berputar pada sumbunya. Hal itu menyebabkan terjadinya pergantian siang dan malam. Teorinya ini ditulis dalam buku yang berjudul De Revolustionisbus Orbium Colestium Libri Vi.




King Camp Gillete (1855-1932)
Penemu pisau cukur pertama


Prinsip bidang miring dipergunakan oleh Gillete untuk membuat sebuah alat temuan yang bermanfaat. Gillette dikenal sebagai penemu pertama pisau cukur yang aman. Pisau cukur temuannya ini dapat diganti dengan mudah sehingga menggantikan peran pisau cukur sebelumnya. Pisau cukur yang sebelumnya terbuat dari baja dan dinilai kurang praktis oleh penggunanya.
 









Alhazen (965-1040)
Alhazen lahir pada tahun 965 M di Basra, Irak. Nama panjangnya adalah Abu Ali Hasan Ibnu al-Haytham. Dia merupakan seorang ahli Matematika dan ahli Astronomi.
Alhazen adalah orang pertama yang menyatakan bahwa cahaya dipantulkan dari benda yang dilihat seseorang.
Alhazen juga membuktikan bahwa cahaya bergerak dalam garis lurus. Dia melakukan percobaan di ruangan yang gelap dengan sebuah lubang kecil pada salah satu dindingnya.
Di sebelah luar,lima buah lentera diletakkan menghadap ke dinding berlubang tersebut. Dia memerhatikan bahwa ada lima macam cahaya berbeda dalam ruangan.Namun,semuanya merambat melewati satu lubang. Apabila ada satu benda yang diletakkan di jalur tersebut maka cahaya akan lenyap.



Profesor Dott Sampurno,Ahli Geologi Indonesia
Profesor Dott Sampurno adalah salah seorang perintis Geologi Teknik dan Lingkungan di Indonesia. Pertama kali,Prof.Sampurno mengaplikasikan Geologi Teknik dan Lingkungan di Indonesia.
Pertama kali Prof. Sampurno mengaplikasikan Geologi Teknik dalam  pemugaran Candi Borobudur. Saat itu,ada tiga hal yang menjadi perhatiannya,yakni keadaan tanah,bahan baku batuan,dan penyediaan air. Berkat pengabdiannya dalam pemugaran Candi Borobudur,ia pun menerima medali dan piagam penghargaan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada 22 Februari 1983.


Sir Robert Alexander Watson-Watt Penemu Alat Pendeteksi Hujan Badai
Beliau adalah seorang ahli meteorologi Skotlandia. Sir Robert menyadari bahayanya hujan badai terhadap penerbangan. Beliau juga sadar akan pentingnya mengetahui lokasi keberadaan pesawat terbang yang sedang melakukan penerbangan. Oleh sebab itulah, pada tahun 1919, Sir Robert mematenkan peralatan yang menggunakan gelombang radio pendek untuk menentukan lokasi pesawat terbang. Alat temuannya ini pun dapat mendeteksi lokasi terjadinya hujan badai.

John Milne (1850-1913), Penemu Seismograf  
John Milne dikenal sebagai Bapak Seismologi. Beliau menemukan Seismograf, Alat yang digunakan untuk mempelajari gempa bumi yang terjadi. Sebagai seorang ahli geologi dan Insinyur pertambangan, Pak Milne sangat tertarik untuk mempelajari gempa bumi. ketertarikan ini dimulai ketika beliau berada di Jepang. Pak Milne mendirikan perkumpulan Seismologi pertama di dunia dan terus melakukan riset secara mendalam mengenai gempa bumi di Jepang. Pada saat itulah, Beliau berhasil Menemukan Seismograf.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar